Keandalan Ketebalan Konstruksi Terhadap Masa Layanan Berdasarkan Fatigue dan Lendutan Pada Kasus Jalan BTS Kampar – BTS Kota Bangkinang

Authors

  • Afdirman Jufri Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.52072/arti.v20i2.1423

Keywords:

Deformasi Permanen, Kelelahan, KENPAVE, Ketebalan Perkerasan, Umur Layanan

Abstract

Ketebalan konstruksi perkerasan merupakan elemen krusial dalam menjamin masa layanan jalan yang andal di bawah pengaruh beban lalu lintas berulang dan kondisi lingkungan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keandalan ketebalan perkerasan berdasarkan analisis kelelahan (fatigue) dan deformasi permanen dengan mengacu pada metode AASHTO 1993 dan Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024. Lokasi kajian berada pada ruas jalan BTS Kampar – BTS Kota Bangkinang yang mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan. Analisis dilakukan melalui pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak KENPAVE dengan mempertimbangkan variasi faktor kerusakan kendaraan (Vehicle Damage Factor/VDF) dan tingkat pertumbuhan lalu lintas sebesar 4,83% hingga 10%. Hasil menunjukkan bahwa ketebalan konstruksi yang dirancang dengan memperhatikan kondisi lalu lintas aktual menghasilkan masa layanan yang lebih optimal. Kombinasi asumsi VDF faktual 10 tahun memberikan masa layan lebih panjang dibandingkan skenario dengan kombinasi VDF faktual 2 tahun dan normal 8 tahun. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan struktur perkerasan yang lebih andal dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

AASHTO. (1993). Guide for design of pavement structures. Washington, DC: American Association of State Highway and Transportation Officials.

Ahmed, S., Wang, Y., & Kim, Y.R. (2023). Interface behavior of hot mix asphalt layers under repeated traffic loads. Construction and Building Materials, 364, 129871–129883.

Asphalt Institute. (1993). The asphalt handbook (MS-4). Lexington, KY: Asphalt Institute.

Cheng, Y., Wang, J., & Wu, P. (2022). Mechanistic evaluation of overlay performance for composite pavements. Journal of Transportation Engineering, 148(1), 04021124.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2024). Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP 2024). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Huan, Z. (2002). Rutting behavior of flexible pavements. International Journal of Pavement Engineering, 3(1), 1–9.

Mantiri, C.C., & Sendow, T.K. (2019). Kajian umur rencana jalan berdasarkan evaluasi struktur perkerasan eksisting dengan pendekatan mekanistik. Jurnal Transportasi, 19(3), 123–132.

Sudarsanan, N., & Kim, Y.R. (2022). Impact of construction joint conditions on overlay performance in pavement widening. Transportation Research Record, 2676(5), 451–463.

Ummah, A.N. (2005). Evaluasi ketebalan lapis perkerasan lentur terhadap umur layan jalan berdasarkan nilai CBR dan traffic loading. Jurnal Jalan dan Jembatan, 22(2), 45–52.

Wang, H., Wang, X., & Zhao, Y. (2021). Structural response analysis of old-new pavement interfaces under multi-axial loading. Journal of Materials in Civil Engineering, 33(6), 04021112.

Yoder, E.J., & Witczak, M.W. (1975). Principles of pavement design (2nd ed.). New York, NY: John Wiley & Sons.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Jufri, A. (2025). Keandalan Ketebalan Konstruksi Terhadap Masa Layanan Berdasarkan Fatigue dan Lendutan Pada Kasus Jalan BTS Kampar – BTS Kota Bangkinang. Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri), 20(2), 153–158. https://doi.org/10.52072/arti.v20i2.1423

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.