Pengukuran dan Analisis Postur Kerja Operator Pencetakan Kulit Lumpia Di UMKM Dengan Metode Quick Exposure Check

Authors

  • Suryani Mulia Ananda Program Studi Teknik Industri, Universitas Bung Hatta
  • Dessi Mufti Universitas Bung Hatta
  • Yovial Mahyoedin Program Studi Teknik Mesin, Universitas Bung Hatta

DOI:

https://doi.org/10.52072/arti.v1i20.1097

Keywords:

Gerakan Repetitive, Nordic Body Map (NBM), UMKM, QEC

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bergerak di bidang kuliner memproduksi  kulit lumpia dengan tahapan produksinya masih manual. Pada tahap pencetakan adonan yang dilakukan manual secara repetitif selama 8 jam per hari. Cara kerja pada bagian pencetakan ini menyebabkan gangguan musculoskeletal disorder (MSDs) akibat gerakan berulang dan durasi kerja yang panjang. Perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi keluhan pada tubuh pekerja dan evaluasi akibat cara kerja yang tidak tepat. Hasil identifikasi dengan Nordic Body Map (NBM) menunjukkan keluhan terutama pada tubuh bagian kanan, dari pinggang hingga kaki dan terjadi, risiko kerja dengan Quick Exposure Check (QEC) berada di level 4. Ini perlu dilakukan tindakan segera pada perbaikan kerja untuk faktor risiko bagian punggung (level tinggi), bahu/lengan (level sedang), pergelangan tangan (level tinggi), dan leher (level tinggi). Perbaikan yang dilakukan adalah perancangan alat bantu kerja pencetakan dan alas duduk bagi pekerja. Implementasi solusi ini menurunkan risiko kerja dari level 4 ke level 2, serta meningkatkan kenyamanan pekerja dengan kursi kerja yang dilengkapi alas duduk, sehingga membantu mengurangi potensi gangguan MSDs.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliafari, N., Pertiwi, O. R., Anugerah, M. T., & Sari, A. D. (2018). Analisis eksposur kerja pada lini produksi batik menggunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assessment. Seminar dan Konferensi Nasional IDEC, 1–6.

David, G., et al. (2008). Pengembangan Quick Exposure Check (QEC) untuk menilai paparan faktor risiko gangguan musculoskeletal terkait pekerjaan.

Dewi, N. F. (2020). Identifikasi risiko ergonomi dengan metode Nordic Body Map terhadap perawat poli RS X. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 2(2), 15.

Hamzah, A., Purnawati, S., Muliarta, I. M., Adnyana Manuaba, I. B., Adiputra, N., & Sudarma, M. (2018). Pemberian alas duduk dan Mc Kenzie Exercise dapat menurunkan ketegangan otot dan keluhan musculoskeletal serta meningkatkan produktivitas pada pengukir kendang tambur di UD Budi Luhur Gianyar. Jurnal Ergonomi Indonesia, 4(2), 29–38.

Hedge, A. (2016). Ergonomic workplace design for health, wellness, and productivity. CRC Press.

Humam Utomo, M. R., Chotamah, Z., Amalia, S., Yolanda, S., Zidhan, A. A., Firdaus, F., Nurawaliyah, N., Nur, L. Z., Lubis, S. A., & Nugroho, K. S. (2023). Pemberdayaan UMKM guna meningkatkan potensi lokal (Studi kasus di Desa Pasir Kembang). Jurnal Pengabdian Dinamika, 10(2), 44–49. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/Dinamika/article/view/23091

Ilman, A., Yuniar, Y., & Helianty, Y. (2013). Rancangan perbaikan sistem kerja dengan metode Quick Exposure Check (QEC) di bengkel sepatu X di Cibaduyut. Reka Integra, 1(2).

Maharani, B. P., Aribowo, B., & Nurhasanah, N. (2015). Usulan perbaikan postur kerja karyawan CV. Atham Toy’s Mainan Kayu (ATMK) dengan metode Quick Exposure Check. Jurnal Pasti, 9(3), 238–247.

Mufti, D., Ikhsan, A., & Putri, T. M. (2019). Workplace ergonomic risk assessment toward small-scale household business. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 528(1), 012013. https://doi.org/10.1088/1757-899X/528/1/012013

Nyirenda, V., Chinniah, Y., & Agard, B. (2015). Identifying key factors for an occupational health and safety risk estimation tool in small and medium-size enterprises. IFAC-PapersOnLine, 48(3), 541–546.

Ozcan, B., et al. (2008). Quick Exposure Check (QEC) untuk penilaian risiko gangguan musculoskeletal pekerjaan. Jurnal Rehabilitasi Muskuloskeletal Punggung.

Putri, D. W. K. (2017). Perbaikan postur kerja untuk meminimalkan keluhan musculoskeletal disorder pada Yessy Shoes.

Ramasamy, R., et al. (2017). Evaluasi gangguan musculoskeletal yang berhubungan dengan mengemudi pada pengendara sepeda motor menggunakan Quick Exposure Check (QEC).

Safii, A., Fitra, F., Suarlin, J. ., & Sirlyana, S. (2022). Analisis Postur Kerja Pada Pekerjaan Cleaning Sludge Mesin Expeller PT XYZ. Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri), 17(2), 167–174. https://doi.org/10.52072/arti.v17i2.442

Siboro, B. A. H., & Surifto, S. (2017). Studi risiko kerja operator laboratorium pengujian air dengan menggunakan metode QEC (Quick Exposure Check) (Studi kasus PT. Sucofindo Batam). Jurnal Dimensi, 6(2).

Sout, M., Norhidayah, M. A. M., & Ismail, A. R. (2015). Workplace ergonomics risk assessment in the mining industry.

Stanton, N., et al. (2004). Handbook of Human Factors and Ergonomics Methods. CRC Press.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Mulia Ananda, S., Mufti, D., & Mahyoedin, Y. (2025). Pengukuran dan Analisis Postur Kerja Operator Pencetakan Kulit Lumpia Di UMKM Dengan Metode Quick Exposure Check. Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri), 20(1), 1–9. https://doi.org/10.52072/arti.v1i20.1097

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.