Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pelatihan First Aid dan Early Warning System untuk Kesiapsiagaan Darurat Pra-Hospital

Authors

  • Kartini Kartini Universitas Esa Unggul
  • Arief Ichwani Universitas Esa Unggul
  • Hera Hastuti STIKes Fatmawati
  • Khoirunisa Julianti Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.52072/abdine.v5i2.1660

Keywords:

Kesiapsiagaan Masyarakat, Kegawatdaruratan, Pertolongan Pertama, Early Warning Score (EWS)

Abstract

Kesiapsiagaan masyarakat terhadap kondisi gawat darurat rumah tangga merupakan aspek penting dalam mencegah kecacatan dan kematian dini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RW 003 Kalideres dalam penanganan kondisi gawat darurat berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, simulasi kasus, serta pemanfaatan grup WhatsApp resmi sebagai media komunikasi berkelanjutan. Sebanyak 30 peserta terdiri dari anggota Karang Taruna dan Dasa Wisma mengikuti empat sesi pelatihan mulai akhir Juli hingga awal September 2025. Materi mencakup pertolongan pertama (first Aid) untuk kondisi henti nafas dan henti jantung, penganan tersedak, teknik evakuasi di area sempit, penggunaan alat kesehatan dasar,  cara melakukan panggilan gawat darurat ke 112/119 dan penerapan Early Warning System (EWS). Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan uji Wilcoxon, serta observasi keterampilan praktik oleh fasilitator. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta (p < 0,05) dengan seluruh peserta mengalami kenaikan skor setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan kemampuan praktik yang lebih baik pada simulasi lapangan. Program ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan komunitas dan memperkuat jejaring komunikasi warga. Dengan pelatihan berkelanjutan dan dukungan sistem sederhana, RW 003 memiliki model kesiapsiagaan darurat berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afni, A.C.N., Rosida, N.A. and Saputro, S. (2023) ‘Peningkatan kesiapan masyarakat dalam prehospital care kecelakaan lalu lintas dengan menerapkan Basic First Aid Guide Anissa’, Jurnal Peduli Masyarakat, 5(3), pp. 655–662. doi: https://doi.org/10.37287/jpm.v5i3.2092

Atmojo, D.S., Quyumi, E. and Kristanto, H. (2022) ‘Efektivitas pelatihan pertolongan pertama pada pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi awam terlatih dengan metode drill dan practice’, Jurnal Keperawatan, 14(1), pp. 283–290. doi: 10.32583/keperawatan.v14i1.33.

Dzhumatovich, A.S. (2024) ‘Effectiveness of community-based first aid training on head injury outcomes’, Journal of Preventive and Complementary Medicine, 3(4), pp. 201–208. doi: https://doi.org/10.22034/jpcm.2024.495299.1194

Esteban, A.E., Caballero, V.G., Maicas, P. et al. (2022) ‘Effectiveness of early warning scores for early severity assessment in outpatient emergency care: A systematic review’, Frontiers in Public Health, 10(July), pp. 1–8. doi: 10.3389/fpubh.2022.894906.

Fatoni, F., Panduragan, S.L. and Sansuwito, T. (2022) ‘Community first aid training for disaster preparedness: A review of education content’, KnE Life Sciences, 7(2), pp. 549–558. doi: 10.18502/kls.v7i2.10356.

Hirsch, K.G. and Rodriguez, A.J. (2020) ‘Circulation part 7: Systems of care resuscitation and emergency cardiovascular care’, Circulation, 142(Suppl. 2). doi: 10.1161/CIR.0000000000000899.

Juli, N. et al. (2025) ‘Pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan komunitas Karang Taruna di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana, 3(3), pp. 153–164. doi: https://doi.org/10.59603/jpmnt.v3i3.997

Mulyana, B. et al. (2024) ‘Pemberdayaan kader posyandu melalui pelatihan kegawatdaruratan sehari-hari dalam upaya meningkatkan kesiapan situasi gawat darurat’, Media Karya Kesehatan, 7(1), pp. 105–122. doi: https://doi.org/10.24198/mkk.v7i1.51195

Mulyana, B. et al. (2025) ‘Integrasi emergency medical system training program dan first aid app untuk meningkatkan kemampuan respon dan menyelamatkan nyawa’, ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), pp. 87–102. doi: https://doi.org/10.52072/abdine.v5i1.1124

Opiro, K. et al. (2024) ‘Prehospital emergency care: A cross-sectional survey of first-aid preparedness among layperson first responders in Northern Uganda’, Open Access Emergency Medicine, 16(July), pp. 191–202. doi: 10.2147/OAEM.S464793.

Orkin, A.M. et al. (2021) ‘Emergency care with lay responders in underserved populations: A systematic review’, Bulletin of the World Health Organization, 99(7), pp. 514–528. Available at: http://dx.doi.org/10.2471/BLT.20.27024

Pratiwi, I.D. et al. (2024) ‘An observational study of first aid knowledge and practice for burn injury in rural Indonesia’, Disaster and Emergency Medicine Journal, 9(1), pp. 36–41. doi: 10.5603/demj.96730.

Qona, A. (2018) ‘Pemberdayaan masyarakat dalam aktivasi sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT)’, in Proceedings of Annual Conference on Community Engagement, pp. 190–196. doi: https://doi.org/10.15642/acce.v2i.50

Suarniati, S. et al. (2024) ‘Penguatan kapasitas relawan penanggulangan bencana melalui edukasi emergency first aid’, Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(3), pp. 616–626. doi: 10.33474/jipemas.v7i3.22096.

Wahyudi, P., Hemu, V.N. and Setiyarini, S. (2023) ‘Applying early warning score (EWS) in hospitals for adult mortality risk factors’, Journal of Health and Epidemiology Sciences, 7(2), pp. 101–110. doi: https://doi.org/10.31101/jhes.3294

Widyastuti, M., Gaby, I.S.R., Rustini and Wahid, A. (2024) ‘Pengalaman dan kepercayaan diri relawan PMI dalam melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan’, Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, 13(2), pp. 165–171. doi: https://doi.org/10.31596/jcu.v13i2.2350

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Kartini, K., Ichwani, A., Hastuti, H., & Julianti, K. (2025). Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pelatihan First Aid dan Early Warning System untuk Kesiapsiagaan Darurat Pra-Hospital. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 495–508. https://doi.org/10.52072/abdine.v5i2.1660